Ini Loh 3 Destinasi Wisata Super Prioritas di Jawa Tengah

3 Destinasi Wisata Super Prioritas di Jawa Tengah. Apakah terdapat tempat destinasi wisata yang menjadi super prioritas di Jawa Tengah ? Di mana saja ?

Destinasi Super Prioritas adalah program pemerintah dalam pengembangan sektor wisata di Indonesia, yang merupakan bagian dari program “10 Bali Baru”. Kedepan, destinasi wisata tersebut bukan hanya dijadikan sebagai daya tarik turis atau wisatawan saja, tetapi juga bertujuan demi menumbuhkan ekosistem kreatif yang melibatkan warga dan masyarakat setempat.

Diketahui melalui laman kemenparekraf.go.id, bahwa destinasi super prioritas di Indonesia yaitu:

Danau Toba di Sumatera Utara memiliki Danau vulkanik terbesar di dunia. Mandalika di Nusa Tenggara Barat, yang Menjadi host balapan MotoGP 2021. Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, mempunyai Pulau Komodo yang kita ketahui bersama sebagai habitat asli Komodo dan menjadi satu-satunya di dunia. Likupang, Sulawesi Utara, mempunyai Wisata bahari di kenal dengan pantai dan panorama bawah laut yang indah.

Dan Candi Borobudur, yang berlokasi di Jawa Tengah, Merupakan objek wisata tunggal Tanah Air, candi ini menjadi yang paling banyak mendapat kunjungan wisatawan.

Di Jawa tengah tidak hanya candi Borobudur sebagai prioritas utama, akan tetapi, juga memiliki setidaknya tiga destinasi wisata super prioritas di Jawa tengah.

3 Destinasi Wisata Super Prioritas di Jawa Tengah

destinasi wisata super prioritas jawa tengah


Tempat pariwisata yang menjadi super prioritas di Jateng, selain Candi Borobudur yaitu :

Candi Mendut 

Berada di jalur utama yang menghubungkan Jogja – Borobudur, tepatnya di Jalan Mayor Kusen, kamu bakal melihat sebuah Candi, dinamakan Candi Mendut. Candi yang memiliki corak Budha ini diperkirakan berusia lebih tua daripada Candi Borobudur. Dengan dibuktikan oleh sebuah prasasti dari Karang Tengah berangka 824 Masehi, di mana di dalamnya tertulis Raja Indra dari Dinasti Syailendra mendirikan sebuah bangunan suci. Seorang ahli arkeologi Belanda, J.G. de Casparis, menghubungkan tempat suci tersebut dengan Candi Mendut.

Dengan bentuk segi empat ukurannya 10 x 10 m, dengan tinggi 13,3 m pada bangunan adalah denah dasar yang dimiliki candi ini. Relief-relief yang punyai cerita berdasarkan ajaran bunda pun terdapat pada dinding candi. Sebagian relief yang menghiasi menggunakan tokoh binatang, seperti Brahmana dan kepiting, angsa dan kura-kura sebagai pamerannya.

Candi Pawon

Candi Pawon berlokasi tidak jauh dari Borobudur, jaraknya hanya 1,7 km. Terletak di dusun Brojonalan, Wanurejo, kecamatan Borobudur. Sebagai lokasi penyimpanan abu dari jenazah Raja Indra, pembangunan candi ini diperkirakan pada abad 8 hingga 9 Masehi. Beberapa ahli mengatakan, jika candi pawon sebagai pintu gerbangnya Borobudur, sebagai tempat melepaskan kotoran batin, membersihkan pikiran dan badan.

Candi Umbul

Candi umbul sebagai situs pemandian air hangat, yang merupakan peninggalan dari kerajaan Dinasti Syailendra, candi ini memang berbeda dari candi-candi pada umumnya.

Candi yang berjarak 9,6 km dari Candi Borobudur ini berada di kabupaten Magelang, di desa Kartoharjo, kecamatan Grabag. 

Yang unik dari situs ini adalah adanya dua kolam persegi panjang memiliki ukuran berbeda, dindingnya terbuat dari batu andesit. Terdapat air hangat yang mumbul dari dasar kolam.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel