4 Manfaat Hewan Bagi Manusia, Dalam Bidang Penelitian

Sebagai makhluk hidup multi manfaat, hewan tak hanya dijadikan sumber makanan bagi manusia, tetapi juga bermanfaat dalam bidang penelitian.

Pemanfaatan hewan bagi manusia dalam bidang penelitian dilakukan bila tak dijumpai cara praktis lain, di wilayah Eropa dan Kerajaan Inggris, ini tertulis dalam undang-undang dan adalah ilegal untuk menggunakan hewan dalam penelitian di mana ada alternatif praktis.

Manfaat Hewan Bagi Manusia

4 Manfaat Hewan Bagi Manusia, Dalam Bidang Penelitian
Manfaat Hewan Dalam Bidang Penelitian | unsplash.com/@nci


Apa saja manfaat yang dapat hewan berikan bagi manusia dalam bidang penelitian? Berikut detailnya:

1 Untuk meningkatkan pemahaman kita tentang biologi

Memerangi penyakit – baik pada manusia maupun hewan – bergantung pada pemahaman proses biologis yang terkadang sangat halus dan kompleks. Sebagian besar biologi hewan dan manusia bekerja dengan cara yang sama atau sangat mirip, tidak hanya dalam fungsi vital seperti pernapasan, pencernaan, gerakan, penglihatan, pendengaran, dan reproduksi, tetapi juga pada tingkat proses sel dasar.

Itu berarti kita dapat mempelajari bagaimana tubuh bekerja dengan menjalankan eksperimen pada hewan yang tidak mungkin dilakukan oleh sukarelawan manusia, dan di sinilah sebagian besar hewan penelitian digunakan. Mempelajari bagaimana fungsi tubuh yang sehat sering mengungkapkan apa yang terjadi ketika ada yang salah.

2 Sebagai model untuk mempelajari penyakit

Manusia dan hewan berbagi ratusan penyakit, sehingga hewan sering bertindak sebagai model untuk studi penyakit manusia. Tikus, misalnya, menderita banyak kanker yang sama yang menimpa manusia, yang merupakan salah satu alasan mengapa mereka adalah hewan yang paling banyak digunakan untuk penelitian kanker.

Di mana ada perbedaan, seringkali dimungkinkan untuk membuat model hewan yang dekat dengan kondisi manusia. Ini mungkin tidak sempurna, tetapi memungkinkan penelitian yang tidak mungkin dilakukan tanpa hewan, bagaimanapun juga, kita tidak dapat menginfeksi sukarelawan manusia dengan penyakit mematikan.

Sebagian besar model penyakit hewan adalah tikus, tetapi hewan lain juga digunakan. Kelinci menderita aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), serta penyakit seperti emfisema, dan cacat lahir seperti spina bifida, misalnya. Anjing secara alami menderita kanker, diabetes, katarak, bisul dan gangguan pendarahan seperti hemofilia.

3 Untuk mengembangkan dan menguji potensi bentuk pengobatan

Banyak perawatan potensial bekerja secara teori, tetapi mereka perlu diuji dalam tubuh yang hidup untuk memastikan mereka bekerja dalam praktik. Sangat sering hanya mungkin untuk melakukan ini dengan aman pada hewan.

Sebuah vaksin baru yang mempengaruhi susunan genetik sel, misalnya – seperti beberapa yang dikembangkan untuk memerangi COVID-19 – dapat bekerja sangat berbeda di cawan petri dengan cara kerjanya pada organisme hidup, dan mungkin ada bahaya tersembunyi mengintai.

Sebelum pengobatan baru apa pun dicoba pada manusia, kami akan memerlukan data dari penelitian pada hewan untuk memastikan kemungkinannya efektif dan untuk membantu kami memahami apa kemungkinan efek sampingnya.

4 Untuk melindungi keselamatan manusia, hewan, dan lingkungan

Obat-obatan baru memerlukan pengujian karena peneliti harus mengukur efek menguntungkan dan efek berbahaya dari suatu senyawa pada organisme secara keseluruhan.

Suatu obat pada awalnya diuji secara in vitro menggunakan jaringan dan organ yang diisolasi, tetapi secara legal dan etis juga harus diuji pada model hewan yang sesuai sebelum uji klinis pada manusia dapat dilakukan.

Jadi, itu tadi keempat manfaat yang hewan berikan bagi kehidupan manusia dalam bidang pengetahuan dan penelitian.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel