Link Nonton Film Jakarta vs Everybody

 

Link Nonton Film Jakarta vs Everybody
Jakarta vs Everybody berhasil menembus Festival Film Black Nights Tallinn ke-24 (POFF) dan ditayangkan tanggal 26 November 2020 di Estonia.
(Foto: Jakarta vs Everybody / Twitter)

Jakarta vs Everybody, film besutan sutradara Ertanto Robby Soediskam akhirnya tayang mulai hari ini, Sabtu (19/3/2022) di Bioskop Online

“Film ini dibuat untuk menggambarkan kehidupan di Jakarta tidak semanis yang dipikirkan. Di saat banyak orang datang dengan harapan mendapat pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik, nyatanya nggak sedikit orang yang akhirnya malah terjerumus,” kata Peter Taslim, produser Jakarta vs Everybody dalam konferensi pers yang digelar Jumat siang, 18 Maret 2022 secara daring.

Film ini telah merilis posternya dari salah satu adegan yang menampilkan Jefri Nichol dan Wulan Guritno dengan tagline "Welcome to my city, the place where I can be me." 

Jakarta vs Everybody berhasil menembus Festival Film Black Nights Tallinn ke-24 (POFF) dan ditayangkan tanggal 26 November 2020 di Estonia. 

Pada awalnya, film ini direncanakan untuk tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada 24 Juni 2021. Namun, penjadwalan tersebut mengalami penundaan karena bioskop berhenti beroperasi sebagai akibat dari kasus pandemi COVID-19 di Indonesia yang sedang meningkat.

Akhirnya, film ini diedarkan secara terbatas di layanan video sesuai permintaan Bioskop Online pada 19 Maret 2022.

Film ini dibintangi Jefri Nichol, Wulan Guritno, Dea Panendra, Ganindra Bimo dan Jajang C. Noer. 


Alur Cerita

Jakarta vs Everybody mengisahkan sosok Dom yang berusia 23 tahun memutuskan untuk pergi merantau ke Jakarta. Tujuan Dom pergi ke Jakarta adalah untuk mengejar mimpinya sebagai aktor ternama di Ibukota.

Namun perjalanan untuk menjadi aktor tidaklah mudah. Dom harus menghadapi kesulitan hidup di kota metropolitan. Hingga pada suatu hari Dom bertemu dengan Pinkan dan Radit.

Dom akhirnya bergabung dengan Radit dan Pinkan yang ternyata menjadi kurir narkoba. Dengan memanfaatkan bakat aktingnya, Dom melakukan pekerjaan kurir narkoba agar tidak dicurigai. Dengan bantuan dari atasan sekaligus bandar narkoba (Pinkan), Dom belajar menjadi kurir narkoba.

Dom akhirnya bertemu dengan Khansa yang berprofesi menjadi perias mayat, yang akhirnya menyadarkan Dom untuk kembali ke jalan mimpinya.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel